Etika yang Harus Dilakukan saat Menghadiri Kondangan Orang Palembang

Datang ke pernikahan teman atau sanak keluarga memang sangat menyenangkan. Bertemu dengan kawan-kawan lama atau saudara yang selama ini tinggal berjauhan. Namun datang ke pesta pernikahan tidak sembarangan lho, ada aturan atau etika yang perlu dilakukan supaya berkesan dan tidak menyusahkan sang pemilik acara. Berikut ini ada etika-etika yang perlu kamu lakukan saat kondangan orang Palembang. 

Etika Saat Mengambil Makanan

Jika kamu datang terlalu awal dan penutup makanan belum dibuka, tunggu terlebih dahulu penyaji membukanya atau pembawa acara sudah mempersilahkan untuk memakannya. Setelah dipersilahkan, jangan lupa antre supaya semuanya bisa tertib. Usakan untuk mengambilnya tidak terlalu banyak, sayang kan jika dibuang begitu saja jika tidak habis.

Memang berbagai suguhan catering di acara nikahan orang Palembang seperti hanya nasi minyak, ayam kecap khas Palembang, ikan pepes tempoyak, pempek dan lain sebagainya sangat menggoda. Namun jika ingin mencicipinya, usahakan untuk mengambilnya sedikit-sedikit saja sesuai dengan porsi.

Jangan juga membungkus makanan untuk dibawa pulang ke rumah. Apalagi acara masih lama dan belum berakhir. Masih banyak tamu yang memerlukan makanan nantinya. Namun jika sudah dipersilahkan oleh pihak keluarga atau Wedding Organizer, silahkan. Dengan catatan sudah mendapatkan persetujuan.

Menyumbang Lagu Setelah Dipersilahkan

Acara pernikahan juga kerap kali menjadi ajang tersendiri untuk unjuk bakat, salah satunya menyanyi. Jika kamu ingin menyanyi di acara pernikahan orang Palembang, usahakan setelah dipersilahkan terlebih dahulu oleh sang pembawa acara. Jangan asal nyanyi saja ya. Kamu sebagai tamu juga perlu menghormati sang pemilik acara.

Selain itu, saat menyumbang lagu jangan terlalu lama. Usahakan untuk menyumbang satu lagu saja supaya tamu yang lainnya juga mendapatkan giliran untuk menyanyi. Kecuali jika tidak ada orang mengantre, kamu bisa menyanyi sepuasnya.

Memilih Pakaian yang Pantas atau Sesuai Dresscode

Hal utama yang perlu untuk dilakukan tentu saja memperhatikan pakaian yang dikenakan. Jika tidak ada dresscode yang perlu dipatuhi, kamu bisa menggunakan busana yang pantas dan sopan. Jangan sampai berlebihan sehingga tampilannya melebihi sang pengantin. Jangan lupa juga untuk perempuan gunakan riasan yang pantas.

Ajang pergi ke kondangan ini tidak hanya memenuhi undangan saja, bisa jadi sebagai ajang untuk mencari teman atau pasangan baru. Maka dari itulah, jangan lupa tampil maksimal namun jangan sampai berlebihan ya.

Jangan Meminta Souvenir Berlebih

Para tamu undangan, khususnya wanita sangat suka jika mendapatkan souvenir. Barang-barang tersebut sebagai tanda atas kehadiran. Namun memang ada beberapa tamu yang meminta tambahan souvenir dengan berbagai alasan. Memang hal tersebut terlihat sangat sepele, namun tahukah kamu sang empunya acara biasanya sudah mempersiapkannya sesuai jumlah tamu undangan. Jadi, jika kamu meminta tambahan bisa jadi kurang untuk tamu selanjutnya.

Jangan Mengambil Properti Dekorasi

Dalam pesta pernikahan, akan banyak properti atau dekorasi yang lucu dan menarik perhatian. Mulai dari bunga-bunga segar sampai dengan barang lainnya. Namun jangan sampai kamu mengambilnya untuk dibawa pulang atau bahkan sekadar iseng. Ini akan merugikan pihak Wedding Organizer atau sang pemilik acara. Jika ada barang yang hilang tentu saja sang empunya acara akan menggantinya.

Jangan Membawa Teman Berlebih

Jika di dalam undangan tidak diminta untuk membawa pasangan atau keluarga besar sebaiknya kamu datang sendiri saja. Pemilik acara biasanya sudah memprediksi pengeluaran untuk menyuguhkan makanan dan minuman. Jangan kamu membuat jamuan tersebut kurang karena membawa banyak. Barulah jika kamu diinstruksikan bawa pasangan, bisa mengajaknya. Sekali lagi, jangan sampai menyusahkan sang empunya acara dengan mengajak orang-orang yang tidak diundang.

Sebenarnya etika-etika tersebut tidak hanya datang saat kondangan ke pengantin Palembang saja, berlaku untuk semua wilayah. Jangan sampai kamu bertindak berlebihan yang membuat pemilik acara jadi dirugikan.

Leave a Comment